Berbagai cara pengambilan frame

13 Jan 2012

angles2Dalam pembuatan film animasi sangat perlu untuk mempelajari tentang tehnik pengambilan frame adegan/gambar,karena dengan begitu video/animasi yang kita buat akan lebih menarik,selain itu dalam setiap adegan video/animasi tentu pengambilan gambar dengan banyak tehnik dalam animasi pengambilan objec dapat di isi pada storyboard. dibawah ini saya mencoba menulis Beberapa angle pengambilan frame dan semoga bermanfaan untuk anda semua

1. Dutch angle (pegambilan gambar miring),angle ini Biasanya digunakan untuk menggambarkan ketidakstabilan emosi objec.
2. Worm angle ( mata cacing),angle ini menggunakan tehnik kamera persis diletakkan di atas tanah.
3. Crazy angle,yaitu kamera bergerak tidak beraturan.
4. Change focus, mengubah fokus dari satu obyek ke obyek lain dalam satu frame.
5. Circle (circular track), kamera mengitari obyek.
6. Side shot, kamera merekam dari samping dan mengikuti obyek yang berjalan.
7. Extreme top shot,yaitu kamera mengambil tepat diatas obyek (900).
8. High angle, yaitu pengambilan gambar dari atas obyek.
9. Eye level,yaitu pengambailan gambar sejajar dengan mata.
10. Low angle,yaitu pengambilan gambar dari bawah obyek.

berikut adalah Cara Pengambilan gambar terhadap suatu objek dapat dilakukan dengan 5 cara:

1. Bird Eye View
Teknik pengambilan gambar yang dilakukan dengan ketinggian kamera berada di atas ketinggian objek. Hasilnya dalam angle ini objec akan terlihat lingkungan yang luas dan benda-benda lain tampak kecil dan berserakan.

2. High Angle
Sudut pengambilan dari atas objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat kecil. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu nilai kerdil.

3. Low Angle
Sudut pengambilan dari arah bawah objek sehingga mengesankan objek jadi terlihat besar. Teknik ini memiliki kesan dramatis yaitu nilai agung/ prominance, berwibawa, kuat, dominan.

4. Eye Level
Sudut pengambilan gambar sejajar dengan objek. Hasilnya memperlihatkan tangkapan pandangan mata seseorang. Teknik ini tidak memiliki kesan dramatis melainkan kesan wajar.

5. Frog Eye
Sudut pengambilan gambar dengan ketinggian kamera sejajar dengan alas/dasar kedudukan objek atau lebih rendah,Hasilnya akan tampak seolah-olah mata penonton mewakili mata katak.

Ukuran gambar biasanya dikaitkan dengan tujuan pengambilan gambar, tingkat emosi, situasi dan kodisi objek. Terdapat bermacam-macam istilah antara lain:

1. Extreme Close Up (ECU/XCU) adalah pengambilan gambar yang terlihat sangat detail seperti hidung pemain atau bibir atau mata objec
2. Big Close Up (BCU) adalah pengambilan gambar dari sebatas kepala hingga dagu.

3. Close Up (CU) adalah gambar diambil dari jarak dekat, hanya sebagian dari objek yang terlihat seperti hanya mukanya saja atau sepasang kaki yang bersepatu baru

4. Medium Close Up adalah (MCU) hampir sama dengan MS, jika objeknya orang dan diambil dari dada keatas.

5. Medium Shot (MS) adalah pengambilan dari jarak sedang, jika objeknya orang maka yang terlihat hanya separuh badannya saja(dari perut/pinggang keatas).
6. Knee Shot (KS) adalah pengambilan gambar objek dari kepala hingga lutut.

7. Full Shot (FS) adalah pengambilan gambar objek secara penuh dari kepala sampai kaki.

8. Long Shot (LS) adalah pengambilan secara keseluruhan. Gambar diambil dari jarak jauh, seluruh objek terkena hingga latar belakang objek.

9. Medium Long Shot (MLS) adalah gambar diambil dari jarak yang wajar, sehingga jika misalnya terdapat 3 objek maka seluruhnya akan terlihat. Bila objeknya satu orang maka tampak dari kepala sampai lutut.
10. Extreme Long Shot (XLS) adalah gambar diambil dari jarak sangat jauh, yang ditonjolkan bukan objek lagi tetapi latar belakangnya. Dengan demikian dapat diketahui posisi objek tersebut terhadap lingkungannya.

11. One Shot (1S) adalah Pengambilan gambar satu objek.

12. Two Shot (2S) adalah pengambilan gambar dua orang.

13. Three Shot (3S) adalah pengambilan gambar tiga orang.
14. Group Shot (GS)adalah pengambilan gambar sekelompok orang.

Gerakan kamera akan menghasilkan gambar yang berbeda. Oleh karenanya maka dibedakan dengan istilah-istilah sebagai berikut:

1. Zoom In/ Zoom Out : kamera bergerak menjauh dan mendekati objek dengan menggunakan tombol zooming yang ada di kamera.

2. Panning : gerakan kamera menoleh ke kiri dan ke kanan dari atas tripod.

3. Tilting : gerakan kamera ke atas dan ke bawah. Tilt Up jika kamera mendongak dan tilt down jika kamera mengangguk.

4. Dolly : kedudukan kamera di tripod dan di atas landasan rodanya. Dolly In jika bergerak maju dan Dolly Out jika bergerak menjauh.
5. Follow : gerakan kamera mengikuti objek yang bergerak.

6. Crane shot : gerakan kamera yang dipasang di atas roda crane.

7. Fading : pergantian gambar secara perlahan. Fade in jika gambar muncul dan fade out jika gambar menghilang serta cross fade jika gambar 1 dan 2 saling menggantikan secara bersamaan.

8. Framing : objek berada dalam framing Shot. Frame In jika memasuki bingkai dan frame out jika keluar bingkai.


TAGS tips pengambilan gambar pengambilan objek angle camera agar animasi terlihat menarik tips dan trik membuat animasi camera anggle sudut pandang camera animasi sudut pandang kamera pentingnya angle camera untuk animasi pengaruh angle kamera untuk film animasi


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post